-The MaN oF ToMoRRoW-

. . . Vote HaMDiY for PresidenT!! . . . [Ga tau kapan, tunggu ajah, otre?]

Thursday, August 31, 2006

Di-curhat-in = Tong Sampah? [About me Chapter 2]

Assalamu’alaikum wr wb

Huff,, i feel like writing nih, it burst from inside me much, sampe tangan gwe gatel untuk mengetik, hehe,, Sebelum masuk ke dalam topik [as per subject i mean], gwe mau cerita dikit niiy,,

Um, about a week ago, hampir seminggu kemaren itu, i turned my cellphone off for whole day,, i just had it on at around 3-5 a.m. Maaf yaa buat semua orang yang nelpon gwe, ga aktif; dan sms lo ga pada langsung delivered, baru delivered+gwe bales pas subuh besokannya,, I do really sorry..

Some of whom texted me asked, “lo lagi kenapa sih?” dan “lo lagi menghindari siapa sih?”
Um, here’s the explanation for that. Gwe ga kenapa2, i’m fine, thank you,, Gwe juga ga menghindari siapa2, what’s on God's green earth would i do that?

I’m just took days off, you know, from outer disturbance,, [Heeeiii, its not like gwe terganggu atau cape with all the calls/texts from you guys, its really not! Please, dont even think about that,, ]

Its just me, i was thought i just needed to took some time for myself,, alone,, It just like went to my cave, [you know, men’s cave.] I myself am doing some thinking back then. =)

Eits, please, stop whatever’s on ur mind,, I’m fine, really! I’m not pretending to be fine and hiding sumthing, trust me,, Boleh kan we take some time alone for ourselves when we’re fine? Apa harus ada masalah yang mengganggu dulu baru boleh? Ngga kan? Nah, ya udah,,
Um, okay, emang there’s some things that bugging my mind, some things to think about, but still, i was fine.. =)

Anyway, for those of you who texted me and asked me how am i feeling, it really mean a lot to me, thank you guys,, [um, girls, i mean ;p]

Eh, tadi, pas gwe lagi browse quote2, gwe menemukan quote ini :

“Sometimes you need to run away just to see who will come after you..”

Daan gwe baru menyadarinya, bener juga ya.. Eh, tapi, bukan karena quote ini gwe ‘menghilang’ minggu lalu, orang quotenya aja baru nemu tadi.. It just help me realized, sapa2 aja yang peduli dengan gwe.. ^_^

Umm, buat Artha, makasiiy banget untuk segala kekhawatiran lo, dan semua sms lo yang selalu ada tiap gwe nyalain ponsel gwe, which is tiap hari, hehe.. Walau isi sms lo hampir sama, dengan kata2 yang itu2 lagi, hehe, still, i do really appreciated it. Klo gwe punya award about best friend/orang paling peduli terhadap gwe, definetely you are the winner. Thanks for being there for me yaa, Tha.. Lo emang my best pal forever deh! Too bad that you’re not my sunshine,, ;p *sighs* The one whom i consider [i hope] as my sunshine, malahan ga sekali pun sms, even just for asking me how am i doing.. Huaah, payah deh gwe! Eh, dia sms deng sekali, tapi itu ga masuk itungan, coz itu tipe sms ‘send to many’, yaitu ngasih tau nomor barunya, hehe..

Lah, kok jadi ga nyambung ya? Udah ah.. Lets get back to the topic!

Aah, finaly, back to the topic,, this post is the continuity [is this the right word which is refer to ‘kelanjutan’? hehe] from the previous post, about me part I,, Naah, for those of you who doesn’t read it yet, i’ll give you a little summary, that post was about myself, who am i and why am i doing this and that,, klo ga ngerti, ya baca dulu lah mendingan, hehe,,
Anyway, apaan ya topik post ini? Lupa, hehe.. *scroll ke atas dulu ya*

Ooh, iya,, about di-curhat-in.. Sebenernya gwe nulis ini gara2 beberapa hari lalu, gwe baca blog temen gwe, nih gwe copy-paste deh.. Boleh kan, Dat? Tenang aja, gwe tulis gede2 nih, this is originaly created by DATIE, i’m just meng-copy-paste, hehe.. Pinjem yaa, Dat.. =)

rental bahu lama-lama bagus juga yahh?

hahahah..iya jasa layanan peminjaman "bahu buat bersandar" gitu
jadi menyediakan cowo dan cewe yang emang ada buat di menye-menye in,,buat nemenin kemana-mana,,buat menghibur,,buat ketawa-ketwa,,tapi juga punya sense of empathy yang tinggi..yang nyediain kuping,mata,hati buat menghibur..
sampe kita kuat dan berani melangkah...

tapi engga boleh jatuh cinta lhoo..karena namanya juga jasa layanan sementara..lagian ini harga layanannya rencana nya lumayan gede..karena maintain pegawainya gede,,trus nyari pegawainya juga susah..hahahaha..variable costnya gede..khe3

ada yang mu nyumbang nama ga?enak nya usaha gw dikasi nama apa yahh?


Dicurhatin? Hahah, welcome to my territory.. [apaan sih?] But seriously, ever since i’m in junior high, gwe ga tau deh berapa banyak orang yang curhat ke gwe.. Mungkin ga sebanyak itu juga sih, tapi kan ga tiap orang cuma curhat sekali, hehe.. Biasanya yang puas dengan layanan gwe, selalu balik lagi, hehe.. Klo aja ada jasa layanan bahu seperti ide Datie itu, bwueh, ga terbayangkan deh sekarang gwe udah setajir apa, hehe..

Bagi sebagian orang, dicurhatin itu berarti jadi tong sampah. Dan, for almost all of people, tong sampah itu berkonotasi buruk, pokoknya pikiran pertama yang melintas klo denger kata tong sampah pasti ga ada yang bagus deh,, ya kan? Padahal klo mereka mau sedikit aja mikirin lebih lanjut, tong sampah itu suatu yang penting dan HARUS ada lho! Could you imagine what’s the world would be if there’s no such thing as recycle bin? Hayoo, kan? Tong sampah tuh penting, dan gwe bangga tuh jadi tong sampah orang2..

Unfortunately, buat gwe, dicurhatin bukan sama dengan tong sampah, walau pun it still okay for me buat jadi tong sampah, hehe..

Buat gwe, arti dicurhatin itu, berarti orang itu percaya sama gwe, dan lebih penting lagi menurut gwe, i’m glad that he/she curhat ke gwe, coz that means i’m the one who accross their mind saat mereka butuh temen curhat. Not like tong sampah, lo kan milih2 orang buat dicurhatin kan?

Gituu.. makanya, ubah way of thought/paradigma lo, jangan asal mengikuti main stream.. Pikirin dulu, kenapa orang2 melakukan itu, dan apa alternatif selain itu. You know, there’s always two-side of the story, pasti ada sesuatu yang positif dari apa yang orang bilang negatif. Halah, susah ngejelasinnya, lagian kayanya dulu gwe pernah ngebahas hal ini deh, jadi, skiip..

Lanjut,, Ohya, gwe tau kok, beberapa orang yang curhat ke gwe itu cuma menghubungi gwe kalo mau curhat doang, dan gwe juga ga yakin mereka mau dengerin curhatan –klo misalnya gwe mau curhat- Tapi, ga masalah tuh buat gwe.. Emang udah kodrat manusia kok, cuma inget temen, bahkan Tuhan, klo lagi susah doang, klo butuh bantuan. Klo lagi seneng sih, nikmatin aja sendiri, paling ngga sama orang2 sekitarnya lah..

It doesnt matter for me kok, really.. I can accepted that, like i told you before, there’s always the positive side, which is in this case, yaa, masih bagus lah mereka mengingat lo, walau cuma pas lagi butuh aja, daripada ngga sama sekali.. See? =) Think positive dong makanya..

Pernah gwe ngejelasin gitu ke temen gwe, terus dia bilang, “dasar bego! Itu mah lo dimanfaatin namanya..” Well, sebenernya gwe ga peduli apa kata orang tentang gwe klo gwe tau apa yang gwe lakukan itu bener, i really dont care, but i’ll explain it anyway..
Ngga kok, gwe ga merasa dimanfaatin.. Dimanfaatin dalam kamus otak gwe itu, klo seseorang melakukan sesuatu dengan ga ikhlas/sepenuh hati, coz dia melakukannya bukan karena dia MAU, tapi dia HARUS melakukan itu, dengan berbagai alasan yang berbeda2. Bedain antara ‘wanted to’ dan ‘had to’. Ga ngerti ya? Nasib deh.

Ya, gitu deeh pokoknya, gimana gwe dimanfaatin, klo gwe-nya seneng melakukannya? [dicurhatin/menolong orang] Toh karena helping people is one of my fave hobbies, jadi gwe bakalan seneng juga klo gwe bisa bantu dia, either gwe memberi dia solusi or just sitting beside them, listen to them, toh itu udah membantu meringankan bebannya. Setidaknya dia tau, dia ga sendirian menghadapi masalah itu, dan tau klo they always have me stand beside them. =)

Yaah, sekian dulu post saya kali ini, sampai berjumpa di posting selanjutnya.. [halah, malas!]

As always, the very best day for all of you, guys! C’ya arround and Ciiaaoo!

Ohya, almost forgot, ending quote,, here goes :

I’m happy to help people, happy too to be the 1st person across their mind whenever they need help. Knowing that they needs me, it gives my life meaning. =)

Friday, July 28, 2006

Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar




Segala Sesuatu Yang Berputar Selalu Berputar

Bryan hampir saja tidak melihat wanita tua yang berdiri dipinggir jalan itu, tetapi dalam cahaya berkabut ia dapat melihat bahwa wanita tua itu membutuhkan pertolongan. Lalu ia menghentikan mobil Pontiacnya di depan mobil Mecedes wanita tua itu, lalu ia keluar dan menghampirinya.

Walaupun dengan wajah tersenyum, wanita itu tetap merasa khawatir, karena setelah menunggu beberapa jam tidak ada seorang pun yang menolongnya. Apakah lelaki itu bermaksud menyakitinya?

Lelaki tersebut penampilanya tidak terlalu baik, ia kelihatan begitu memprihatinkan. Wanita itu dapat merasakan kalau dirinya begitu ketakutan, berdiri sendirian dalam cuaca yang begitu dingin, sepertinya lelaki tersebut tau apa yang ia pikirkan. Lelaki itu berkata, “Saya kemari untuk membantu anda bu.. Kenapa anda tidak menunggu didalam mobil saja, bukankah disana lebih hangat? Oh ya, nama saya Bryan.”

Bryan masuk ke dalam kolong mobil wanita itu untuk memperbaiki yang rusak.Akhirnya ia selesai, tetapi dia kelihatan begitu kotor dan lelah, wanita itu membuka kaca jendela mobilnya dan berbicara kepadanya, ia berkata bahwa ia dari st louis dan kebetulan lewat jalan ini. Dia merasa tidak cukup kalau hanya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

Wanita itu berkata berapa yang harus ia bayar, berapapun jumlahnya yang ia minta tidak menjadi masalah, karena ia membayangkan apa yang akan terjadi jika lelaki tersebut tidak menolongnya. Bryan hanya tersenyum. Bryan tidak mengatakan berapa jumlah yang harus dibayar, karena baginya menolong orang bukanlah suatu pekerjaan. Ia yakin apabila menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan tanpa suatu imbalan, suatu hari nanti Tuhan pasti akan membalas amal perbuatannya.

Ia berkata kepada wanita itu sambil tersenyum, bila ia benar-benar ingin membalas jasanya, maka apabila suatu saat nanti apabila ia melihat seseorang yang membutuhkan pertolongan maka tolonglah orang tersebut, dan ingatlah pada saya.

Bryan menunggu sampai wanita itu menstater mobilnya dan menghilang dari pandangan, baru kemudian ia melanjutkan perjalanannya kembali.

Setelah berjalan beberapa mil, wanita itu melihat kafe kecil, lalu ia mampir kesana untuk makan dan beristirahat sebentar. Pelayan datang dan memberikan handuk bersih untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Wanita itu memperhatikan sang pelayan yang sedang hamil, dan masih begitu muda. Lalu ia teringat kepada Bryan.

Setelah wanita itu selesai makan, dan sang pelayan sedang mengambil kembalian untuknya, wanita itu pergi keluar secara diam-diam. Setelah kepergiannya, sang pelayan kembali, pelayan itu bingung kemana wanita itu pergi, lalu ia menemukan secarik kertas di atas meja dan uang $1000. Ia begitu terharu setelah membaca apa yang ditulis oleh wanita itu:

“Kamu tidak berhutang apapun pada saya, karena seseorang telah menolong saya, oleh karena itulah saya menolong kamu, maka inilah yang harus kamu lakukan:
“Jangan pernah berhenti untuk memberikan cinta dan kasih sayang.”

Malam ketika ia pulang dan pergi tidur, ia berfikir mengenai uang dan apa yang di tulis oleh wanita itu.

Bagaimana wanita itu bisa tahu kalau ia dan suaminya sangat membutuhkan uang untuk menanti kelahiran bayinya?

Ia tau bagaimana suaminya sangat risau mengenai hal ini, lalu ia memeluk suaminya yang terbaring disebelahnya dan memberikan ciuman yang lembut sambil berbisik, “semuanya akan baik-baik saja, sayang. I love you, Bryan.”


Huff, terjemahannya agak2 ancur sih, tapi tetep dapet kan intinya? [bukan gwe yang nerjemahin, gwe dapet di milis emang udah kaya gini,,]
Gwe jadi inget sama cerita serupa yang gwe baca di salah satu buku Enid Blyton waktu SD dulu,, [klo ga salah Anak dalam Cermin, buku2 semacam itu lah, buku buat anak kecil yang berpesan moral,,] dan juga film Pay It Forward,,

Anyway, the moral of the story menurut gwe adalah as the subject, “segala sesuatu yang berputar akan selalu berputar”, therefore, don’t ever stop to do good things in your life yaa,, ^_^

..:: NdiY ::..

Sunday, July 23, 2006

About Me,, [Chapter I]

Assalamu’alaikum wr wb

Haaii,, Hahah, gwe udah males banget bilang, “aduh, udah lama banget ya gwe ga ngisi” atau “waah, udah lama ga nulis blog” [itu bukannya sama aja ya? Hehe,,] biarin lah, emang itu kok maksud gwe,, Sekarang klo gwe ngisi, ya udah, ngisi aja, ga peduli udah lama gwe ga ngisi apa ngga, hehe,, Toh, gwe juga ga tau sapa aja yang sering mengecek blog gwe untuk melihat postingan baru gwe, hehe,,

Huff,, gwe ga dalam rangka apa2 nulis kali ini, i have no story to tell about,, my life recently are just that plain,, beneran deh, so so plain,, Ke kampus cuma buat kuliah doang, abis itu langsung pulang, ga pake nongkrong kaya biasanya,, -walau kadang2 masih sih-, tapi at least, ga sesering dulu, malah klo dibandingin dulu yang hampir tiap hari ada/ga ada kuliah tetep kekampus, dan jaraang banget pulang sebelum jam setengah enam, sekarang mah bisa dibilang gwe anak rumahan,, Klo ada yang buat hari-hari gwe terasa lebih menyenangkan, itu adalah sms2 dari Nu,, Makasiy yaa, Nu, 4 brighten up my day,, ^_^

Terus, sekarang gwe cerita apaan doong?

Gwe mau cerita tentang diri gwe sendiri aja ah,,
[Udah pada tau kan klo gwe narsis? Jadi ga usah heran dan tertakjub-takjub gitu dong, hehe,,]
Ngapain gwe cerita tentang diri gwe sendiri? Biar lo pada tau aja gwe gimana, hehe,, Bukan deng, the main reasonnya bukan itu, walau itu juga termasuk salah satu, hehe,, tapi alesan utamanya adalah karena : entah gwe ga tau kenapa, kayanya akhir2 ini gwe sering ditanya, “kok lo gitu sih, Ndi?” baik dengan nada heran, atau nada terkagum2, hehe,, maksudnya pertanyaan itu ga selalu berarti negatif, bisa positif juga kok,, semacam pertanyaan klo lagi amazed gitu deh,, hehe,,

Jadii, yaa,, gwe mau menjelaskan aja tentang gwe sendiri,, ga masalah kan? Gwe suka aneh soalnya klo orang ditanya tentang diri sendiri [kaya misalnya di about me-nya FS] terus nulis something like : “just ordinary people” atau “aduh, ga tau, you tell me,,” atau “liat aja di testimonial dibawah”,, Kenapa gwe merasa aneh? Coz emang aneh aja, orang kok ga tau dirinya sendiri,, Klo emang lo tau, kenapa lo ga tulis aja biar semua orang tau? Ga PD? Or what? Takut dibilang narsis? Emangnya kenapa? Lagian kan not about u is all good, pasti kan lo punya bad juga, ya tulis aja juga, biar ga dibilang narsis,,

Gini,, masa iya lo menyerahkan penilaian tentang lo dari orang lain? Masa iya ada orang lain yang lebih tau tentang lo daripada diri lo sendiri? Ngga kan? Klo lo merasa gitu, wah, gawat deh! Kok bisa lo lebih ga mengenal diri lo dibanding orang lain, padahal lo hidup besama diri lo since you are born, 24/7, sementara orang lain, even ur dad and mom kan ga sebanyak itu menghabiskan waktu bersama lo,, jadi, ga wajar lah klo ada orang yang lebih mengenal lo, apalagi ur inner, daripada lo sendiri,,

Then, masalah lainnya adalah, klo lo sendiri aja ga menghargai diri lo [menurut gwe klo lo ga PD-an atau merasa ga kenal diri lo itu = ga menghargai diri lo sendiri], so what do you expected? Gimana orang lain lo mau menilai/menganggap/menghargai lo ‘lebih’?

Klo kata Katie Holmes di Batman Begins : Its not who you are underneath, its what you do that defines you,,

Gituu,, jadi,, start from now on, lebih percaya diri lah,,

Btw, tadi kan gwe mau menceritakan diri gwe sendiri ya? Kok jadi malah ngelantur,, [dari dulu ga berubah, selalu aja ada bagian ngelanturnya, hehe]

Gwe,, yang pasti bukan most-of-guys type, or even most-of-peoples type,, Gwe bukan tipe seperti kebanyakan orang, dalam hal berpikir,, Gwe kebetulan, sangat suka berpikir dan berteori,, misalnya berpikir kenapa orang2 melakukan suatu hal, terus kenapa gwe harus mengikuti mereka, dan apa emang ga ada alternatif lain dari hal itu,, Berangkat dari situ, gwe akhirnya menciptakan principles+idealism dalam diri gwe sendiri, yang akhirnya membentuk seorang gwe,, Sering kali, prinsip gwe itu beda dengan orang lain, karena dari way of thought-nya aja udah beda,, contoh,, apa ya? Ya kaya itu tadi deh, bagi most-of-peoples, mendeskripsikan diri sendiri itu agak2 ga wajar, cenderung narsis,, menurut gwe itu wajar2 aja,,
Ah, itu bukan contoh yang bagus,, gantiii,,

Ohya, i know sumthing, yang selalu menjadi perdebatan klo gwe ngomong gitu,,
Menurut most of peoples [almost all], in a relationship, cemburu adalah tanda sayang,, menurut gwe, ga ada hubungannya sama sekali,, emangnya ga bisa lo sayang dia terus ga cemburu? Gwe, buktinya, bisa,, Just FYI, gwe belom pernah tuh merasakan a thing called ‘jealous’ tersebut, coz paradigma berpikir gwe membuat gwe seperti itu,,

Menurut gwe, hal yang paling penting dan menjadi dasar gwe dalam a relationship adalah trust and honesty,, Just with those two things, i believe I can make a great relationship,, As long as the two of them bener2 menjalani trust and honesty tersebut, ga bakalan ada masalah menurut gwe,,

Dari dasar itu, gwe ga pernah melarang2 pasangan gwe untuk melakukan hal2 yang dia ingin lakukan, selama hal itu ga bertentangan dengan hukum, agama, dan yang pasti, klo dia melakukan itu, harus membuat dia bahagia,,

So, intinya, i’ll let her do anything that makes her happy,, Pokoknya, gwe memberi kebebasan banget deh ke pasangan gwe, coz gwe percaya sama dia,, lagian juga dia kan udah gede, udah bisa lah ngebedain good and bad,,

Ohya, balik ke contoh, about jealous,, Jadi, klo misalnya ada cowo yang ngajak dia jalan, dan dia mau2 aja, selama dia bilang ke gwe, gwe akan mengijinkannya,, [Its kind of weird for you, rite?] Ya itu tadi, coz gwe percaya sama dia, dia kan sayangnya sama gwe, jadi tenang aja,, ngapain juga jealous,, pasti she had her own reasons why she’d agree buat jalan ma cowo itu,, dan klo dia bilang ke gwe, berarti alesan itu yang pasti bukan dia suka ma cowo itu, hehe,,

Klo masalahnya dia jalan ma cowo lain dan ga bilang ke gwe,, still, i dont get jealous,, gwe cuma
kecewa aja, coz itu berarti dia udah ga menjalani trust and honesty tadi,, coz kalo alesan dia ga bilang krn takut ga gwe ijinkan kan ga mungkin, jadi alesan satu2nya kenapa dia ga bilang, adalah karena emang ga pengen gwe tau, dan, well, its more likely a selingkuh for me,, Dan itu juga berarti, dengan dia ga bilang ke gwe, its already a betrayal to trust-and-honesty tadi,,
Klo seandainya gwe tau pada akhirnya, -dan dia bilang dia menyesal-, gwe akan memaafkan dia, and give her one more chance,, klo dia ga menyesal atau ternyata dia melakukannya –even cuma sekali- lagi mah, its the end the story klo gitu,, Walau gwe tetep akan memaafkan dia, tapi gwe tetep akan mutusin dia and move on with my life,,

To me, it means she’s not that into me, so she’s not the one for me,, Coz, menurut gwe, tanda yang paling jelas dari seseorang ketika dia mencintai seseorang lain, adalah, he/she will do most anything to never ever let their couple down,, Klo seseorang selalu sebisa mungkin berusaha untuk never ever let them down, berarti dia mencintai banget banget orang itu,, [walau mungkin sekali kesalahan bisa di tolerir, coz they are human after all,, tapi klo melakukan sampe 2 kali, shamed on them,,] Sebaliknya, walau misalnya dia selalu bilang ke lo dia bener2 mencintai lo banget banget, u made him/her complete, u’r the answer from up above, u’r the one and only, or segala macem gombalan yang diambil dari lagu2, hehe,, pokoknya kata2 semacam itu lah, walau dia begitu so sweet dan so percfect menurut lo, still, klo dia sering let you down, sering mengecewakan lo, berarti he/she is a liar,, ga mungkin [beneran deh ga mungkin, klo ga percaya, ask urself!] dia bener-bener amat sangat mencintai lo sekali klo dia terus mengecewain lo,, coz, harusnya, klo kita bener2 mencintai seseorang, all that we want is just for them to be happy,, klo buat gwe, sebagai tambahan, even if it means we’re not part of it,,


Udah, itu contohnya,, Klo dengan baca itu, terus lo men-judge gwe : klo gitu, berarti lo ga sayang banget sama pasangan lo,, coz klo lo sayang banget ma dia, u dont let her go that easy,,
Well, lo salah,, Gwe selalu menyayangi pasangan gwe sepenuh hati,, tapi, namanya juga pacaran, yang menurut gwe proses menemukan pasangan yang terbaik buat diri kita, jadi yaa, klo ternyata dia merasa i’m not that good for her, dan dia menemukan sumone better [menurut dia], i’m fine with that,, Seperti kata gwe tadi, all that i want is just for her to be happy, even if her happiness means i’m not the part of it,,

FYI lagi, i’m not easily let her go lho, sebelumnya gwe akan make sure dulu, beneran dia udah ga sayang gwe lagi, atau sayang ke gwenya jadi semakin berkurang sementara dia sayang ma cowo lain,, klo iya, well, thats the end of story for me,,

Gwe bukannya ga memperjuangkan dia sebegitunya, misalnya ngajak cowo pihak ketiga itu berantem, menurut gwe ga perlu,, Klo emang cewe itu udah memutuskan begitu, it’ll still begitu walau gwe menghajar dan mengalahkan si orang ketiga itu,,

Lagian, menurut gwe, another most important thing about relationship, is knowing when we have to hold on and when we have to let go,, Klo dia-nya aja ga mau berusaha mempertahankan hubungan ini, ga mungkin lah gwe bisa mempertahankannya,, so, i guess i’ll just let her go,,

[Anyway, perlu ditekankan, yang gwe omongin dari tadi adalah relationship dalam konteks pacaran lho,, klo udah nikah sih, ga mungkin juga gwe membiarkan istri gwe jalan ma cowo lain, or let her go that easily,,]

Udah ah, gwe buat contoh panjang banget, hehe,,

Uhm, apaan lagi ya? Yaah, klo gwe menceritakan semua tentang gwe mah, bisa ga abis2 postingan ini, hehe,, jadi gwe potong2 deh,, ntar kapan2 gwe tulis lagi about me,, Anggap aja ini part I, dan akan ada lanjutannya, banyak malah, hehe,,

Pokoknya, inti dari postingan ini, dont judge me the same way u judge other people, or dont generalize me with them, coz i’m far far away different from them,, Tanya aja sama yang pernah minta pendapat sama gwe, pasti jawaban gwe biasanya beda sama pendapat orang2 lain,, ^_^
Hump, udah deh, ini aja dulu buat part I about me,, C’ya on the next chapter about me yaa, hehe,, Like always, wish y’all the very best day as you deserves,, c’ya arround and ciaaoo!!


Ending Quote:
'Love means having someones' heart in yours..
But sometimes, love means letting someone go..' ^_^ [ugh, jadi kangen BCR]

Saturday, May 27, 2006

About Me Recently,,

Assalamu’alaikum wr wb

Hei, heii..

Aah, its almost the end of May already.. Pfiuh.. Ga terasa ya, its seems like time running so fast.. Huaah,,

Eh, gwe ga mau ber-mellow2 kok, tenang, tenang, hehe.. Hump,, what should i wrote here ya? Gwe lagi pengen ngisi blog, but i really have no idea what to wrote, stupid ya? Hehe.. Emang kadang2 diperlukan spontanitas, coz klo ngga, apa serunya hidup ini? Itu juga alesan kenapa gwe jadi orang ga konsisten, coz if we are all consistent, then we’ll be a predictable persons, am i rite?

Ohya, gwe membahas tentang buku dan film aja deh.. Asal tau aja, recently, gwe jaraang banget baca buku,, Entah itu komik, novel, or apa aja.. Hampir ga pernah! Minggu lalu gwe minjem buku di Bubu, yaitu To Kill a Mockingbird,, buku karangan Lee Harper yang memenangkan Pulitzer Prize.. Gwe baru ngeliat buku terjemahannya itu, dan sampulnya itu ngga banget! Dengan ukuran buku chicklit, gambar mockingbird dan tulisan judul yang warna-warni, pokoknya ga mencerminkan isinya banget deh, jadi kaya novel pop gitu! Padahal dulu gwe liat buku aslinya di QB, sampulnya simple, Cuma warna item, ada gambar mockingbird di emboss, dan tulisan judul warna silver. Waktu itu mau beli, Cuma ga punya uang, hehe..

Btw, kenapa gwe tertarik dengan buku itu? Klo lo pencinta Superman sejati, harusnya lo tau, klo itu merupakan buku favoritnya Clark Kent,, dan di serial Smallville dikasih tau juga klo ternyata itu merupakan salah satu buku favoritnya Lex Luthor, actually, Lex is the one who told that book to Clark..

Daan,, gwe baru tau klo buku itu mendapat penghargaan Pulitzer Prize, penghargaan tertinggi untuk dunia penulisan, so gwe semakin penasaran dong karya yang kaya gimana sih yang bisa dapet award itu?

Hasilnya, setelah gwe baca, emang buku itu bagusss banget. Padahal yang gwe baca itu kan buku terjemahan, yang biasanya mengurangi kebagusan karya aslinya, ternyata dengan terjemahan pun ceritanya mengalir dan enak dibaca, and the best part of that book is the story. Padahal buku itu karya jaduul berat, tahun 1961 klo ga salah.. But still, ga terkesan kuno, dan banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari buku itu, filosofi hidup, cara mendidik anak, pokoknya keren deh! Sebenernya ceritanya tuh biasa aja klo lo cuma baca backpaper-nya, ga menarik deh! Tapi beneran deh, buku itu ‘dalem!’

Two tumbs up for Lee Harper!

Lalu, lalu.. Terkait dengan buku itu, yaitu Clark Kent, gwe akhirnya minggu lalu udah membeli DVD Smallville season 5, yang gwe tonton dalam 2 hari, padahal gwe punya assignment 15 halaman tentang ‘Sistem Dinar Emas’ yang harus dikumpulin besoknya. Jadi gini nih, si tugas gwe itu harus dikumpulin hari Rabu, dan gwe mulai nonton hari selasa. Jadi lah selasa siang gwe browsing di internet nyari bahan buat makalah gwe itu, which is susah banget dapet bahannya! Dan setelah 3 jam, [3 jam sih karena YM!an+TheCrims+bales2 email&PM, nyari bahannya mah paling ga nyampe sejam, hehe] akhirnya gwe merasa berhasil mengumpulkan bahan, karena yang udah gwe save+download kayanya udah segaban-gaban gitu banyaknya. Jadi pas balik, gwe santai dong, nonton Smallville ampe magrib. Abis magrib, gwe mulai mengerjakan tuh si makalah itu, ternyata dari segaban2 bahan itu, gwe Cuma berhasil membuat 7 halaman! Sialan banget ga sih? Udah nyarinya susah2, ternyata isinya hampir2 sama semua gitu, klo ngga, ga nyambung! Sial, sial! Itu jam 8 kayanya, karena gwe udah ga tau mo nulis apalagi, coz its not sumthing that i know, dan yang pasti ga bisa ngemeng sembarangan [gila apa! Ngarang tentang gituan.. Bisa dicincang ma dosen gwe ntar! Hehe..] jadi lah gwe nonton Smallville lagi, hehe.. Geblek ya? Gwe emang procrastinator sejati, huahua.. Itu mah bukan procrastination lagi, itu gila! Tadinya gwe mau ke warnet lagi buat nyari bahan tambahan jam 10, tapi berhubung Smallvillenya seru, jadi gwe nonton terus deh ampe jam 12, hehe.. But still, besoknya si makalah itu tetep selesai kok, gwe kan HEBAT! Hueheu.. Eits, ga boleh protes or ilfil, Narciss is life, man!

Ya udah, akhirnya Rabu siang, makalah selesai, pun demikian Smallville..
Makalahnya emang terkesan seadanya, mudah2an si dosen gwe ga ngasih nilai seadanya ke gwe, hehe..

Anyway, gwe kan mau komen tentang Smallville tadi, ckck.. Jauh banget ngelanturnya! Komen awal : Siiaaalll,, gwe ditipu!!! Walengsek, Kulangajal [klo kata olang cina], gwe tertipu! Katanya udah abis season 5, mana nih, mana? [gwe nanya ke siapa ya sebenernya?] Masih to be continued ternyata, ollie’s hit! [Artinya pukulan Ollie, hehe.. Ollie’s Hit itu pengubahan kata kasar menjadi tidak kasar,, lo pikir aja lah sendiri kata aslinya apa! Temennya Ollie’s Cow, sama Chicken’s Hit! Hueheu]

Damn it banget,, gwe udah bela2in nonton2, sampe rela mempertaruhkan nilai gwe, ternyata gwe di tipu! Kulangajal banget tuh orang! Apa masih ada season 6, or just kurang 2 episode lagi, coz DVD itu Cuma sampe episode 22, dimana biasanya hukum serial barat 1 Season = 24 Episodes. Tapi klo emang sampe episode 24, mana nih, mana lanjutannya? Kok bisa di jual DVD season 5 minus 2 episode, the last two lagi, sialan banget!

Anyway, komen tentang Smallville keseluruhan, sebenernya cerita Smallville itu menyebalkan lho, tapi entah kenapa, tetep buat gwe penasaran, dan gwe suka banget tuh! Padahal ya, ketauan banget ceritanya diperpanjang2 mulu, banyak episode yang core story-nya [cerita intinya klo lo ga ngerti, hehe] itu ga penting, Cuma diselipin beberapa scene yang penting, sial banget ga sih! Tapi beneran deh, ceritanya itu ga jelas banget sebenernya, diperpanjang2 mulu, udah kaya sinetron Indonesia.. [mungkin gwe mengalami apa yang dirasakan oleh pencinta sinetron Tersanjung, yang setia tetap mengikuti ampe Tersanjung 37! Hehe]

Pokoknya gwe sebal! Di season 5 ini apalagi, ceritanya banyak yang nyebelin! Huah! Walau episode 12 Season 5 ini menurut gwe the best episode sepanjang sejarah Smallville.. Walau ceritanya nyebelin dan gwe ga suka, but still, episode itu paling keren menurut gwe! Aneh ya?
Otre,, lanjut lagi.. Apaan lagi ya? Hah, apa? Film bioskop?

Ok deh..

Nah, ini dia nih, ini nih alesan kenapa bulan ini gwe mishkin berat, coz its Summer already! Damn! Pelajaran untuk taon2 depan, siapkan budget sejak dini deh menyambut summer. Film2nya bagus baguss banget, wajib ditonton semua!

Diawali dari MI:3, ini masih ga masalah coz gwe nonton nomat,,

Lanjut ke DVC, nah, ini nih awal mula keruntuhan dinasti rupiah di dompet gwe, hehe.. Temen2 gwe pada mulai belagu2an sihh,, [me included sih, hehe] Belagu coz kita mengharuskan nonton di hari pertama film itu keluar, karenaa,, biasa, gaya! Jadi, klo besoknya ada yang ngajak nonton DVC, langsung bilang, “Hah? DVC? Kemana aja lo hari gene belom nonton?” hehe.. Padahal itu ditanyanya baru sehari setelah film itu keluar, hueheu.. Emang gwe ma temen2 gwe pada banyak gaya, mending sih tajir, ini mah ngga, hehehe.. Jadi lah kita hari Jumat lalu abis maen badminton sore2 langsung meluncur ke Citos..

What worst is that film itu biasa aja, bagus sih, cuma its really too plain, ga ada yang spesial, bener2 cuma pengilustrasian dari bukunya. Ada sih tambahan dikit di ending, but its not made any difference for me.. Ga ada juga efek2 spektakulare, yaah, its just plain. Ditambah lagi, di belakang gwe cewe2 abg bule yang berisik, kayanya dia ga peduli ma filmnya deh, ngobrol ketawa-ketiwi mulu, ditambah lagi komen2 jorok, parah deh! Hampir gwe balik badan, bilang, “Shut up, u biatches!” Bener2 nyebelin.. Barusan gwe nemu bule kaya gitu.. *sigh* sabar, Ndiy, sabar,,

Udah gitu, coz nontonnya di Citos, jadi gwe makan di Mothers Cook, jadi yaa, wajar lah kenapa gwe miskin, hehe.. Abisan rugi, daripada makan A&W kaya temen2 gwe, mending gwe makan burger Mothers Cook aja, nanggung banget makan A&W! Klo lo ada yang belom tau, Mothers Cook itu The Best Burger Resto in Town! Gwe bayarin klo ada yang bilang burger di situ ga enak,, hehe,, mulai belagu! But seriously, gwe ga menemukan burger lain sebagai tandingannya.. Gilaa, manteb berat deh! Walau harganya juga bisa bikin orang jadi jatuh miskin sih, hehe.. Tapi buat gwe, worth it kok! Sejak awal pertama gwe makan disitu, gwe jadi ketagihan.. Pokoknya jadi langsung mengasosiasikan tempat makan di Citos ya Mothers Cook, hehe..

Lanjuutt,, Hari Rabu kemaren, Xmen 3 keluar,, Mengikuti jejak sebelumnya, langsung wajib nonton dong hari itu.. Untungnya kali ini di Detos, coz udah pada miskhin juga sih kayanya, kaya gwe juga, hehe.. Dan kali ini ga pake makan di luar, senang! Coz abis nonton kita langsung cabut ke rumah Fardit, yang mengadakan farewell party malem itu.. Jadi makan disana deh,, lumayan pengiritan, hehe.. Gwe dan temen2 gwe nyampe jam setengah 8an, dan tanpa babibu, langsung makan, dengan ga tau malunya, hehe.. Abis kita selese makan, baru deh rame berdatangan temen2 Fardit yang lain, [temen2 gwe juga sih], pfiuh,, untung udah selese makan,, hehe.. Tapi ternyata makanan di rumah Fardit ga abis2 kok.. Abis selese makan2, ada ‘pidato’ dari Fardit dan tante-nya a.k.a yang punya rumah,, Abis itu lanjut foto2, hehe,, pada banci foto semua! Lalu ngobrol2 dan nyanyi2 deh.. Akhirnya tamu2 pun pada berpamitan satu-satu, walau ada juga yang baru dateng jam setengah 11, bahkan ada yang dateng jam 12 kurang! gwe dan temen2 gwe menjadi kloter terakhir yang pulang, jam 1! Hehe.. Dateng awal2, pulang paling terakhir! Abisan seru sih, ngobrol2, nyanyi2.. Tadinya malah mau langsung lanjut karaoke-an di NAV,, hehe.. Mau party all nite long, mas?

Anyway, walau pun farewell party itu ga pake acara sedih2an, justru bener2 ‘party’, bergembira selalu, but still, gwe merasakan perpisahan itu. Gwe, sebagai orang yang nomaden, hehe, seriing banget mengalami perpisahan, selain perpisahan sekolah. Dari SD ampe SMA itu gwe emang hidup berpindah2 mengikuti Dad, jadi yaa, i think i knew farewell that much. Tiap ada acara perpisahan, gwe pasti mengingat perpisahan yang lalu2 yang pernah gwe alami, dan it always makes me think, berpisah tanpa pernah mengucapkan kata perpisahan itu, it hurt! Pernah ga lo merasakannya? Emang sih konteks perpisahannya jadi melebar, tapi kan tetep aja apa pun bentuknya, tetep namanya perpisahan. Gwe sih, luckily, belom pernah, dan mudah2an jangan pernah,, Untuk itu, gwe selalu berusaha untuk keep in touch and keep in contacts with friends/peoples that i cared..

Can u imagine what it would be? Kaya kasusnya si Princessa Sophie dan kakeknya, si Jacques Sauniere di DVC? Jadi, saran gwe, mengalah lah dari ego, pride, dignity, or apa pun yang menghalangi lo untuk stop keep in touch dengan orang2 yang lo ‘perduli’ itu..

Klo sebabnya adalah lo berantem karena masing2 merasa dia yang bener, ga ada yang mau ngaku salah, or emang dia yang salah, yaah, klo emang lo peduli ma dia, berbaik hati lah meng-contact duluan, say that u already forgive her/him. Memaafkan orang tuh perbuatan mulia lho! [halah, apa sih gwe!  ini perusak suasana, orang lagi serius2 juga!*grin*]

Ya gitu deh pokoknya, whatever made u stop keep in touch with peoples that you care, saran gwe, berbesar hati lah, dan ga perlu kebanyakan mikir, reaksi dia gimana, just text him/her aja lah dulu..

Waaahh,, ternyata gwe udah nulis banyak banget! Padahal tadi pas mulai, gwe ga tau mau nulis apaan, hehe! Ternyata reaksi spontanitas gwe keren juga! [mulai lagi deh narsisnya, huah!] Udah deh,, ntar2 gwe lanjut lagi klo mood ngisi blog gwe lagi ‘on the high’ kaya sekarang.. Hehe..

Alrite then, like always, wish you all a good, great, gorgeous, and wonderful day! C’ya arround, and Ciao!!

Ending Quote :
- Don't go for looks; they can deceive.
Don't go for wealth; even that fades away.
Go for someone who makes you smile because it takes only a smile to make a dark day seem bright. Find the one that makes your heart smile-

Monday, May 08, 2006

90 / 10 Theorem..

Assalamu'alaikum wr wb

Heeii,, as i said a week ago, gwe bilang gwe mau post tentang ini,, Here it goes.. Baca yaa..

Dear all friends,

Baca yang khidmat dan resapi renungan ini.
Rahasia 90/10 memang luar biasa!

Apa Rahasia 90/10?

10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita.
90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi / memberi respon.

Apa artinya?

Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini.

Yang 90% lagi berbeda. Kita menentukan yang 90% !
Bagaimana? Dengan reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita dapat mengendalikan reaksi kita!

Mari lihat sebuah contoh.

Engkau sedang sarapan bersama keluarga. Anak perempuanmu menumpahkan secangkir kopi ke kemeja kerja mu. Engkau tidak dapat mengendalikan apa yang telah terjadi itu. Apa yang terjadi kemudian akan ditentukan oleh bagaimana engkau bereaksi. Engkau mengumpat. Engkau dengan kasar memarahi anakmu yang menumpahkan kopi. Dia menangis. Setelah itu, engkau melihat ke istrimu, dan mengkritiknya karena telah menaruh cangkir kopi terlalu dekat dengan tepi meja. Pertempuran kata-kata singkat menyusul. Engkau naik pitam dan kemudian pergi mengganti kemeja. Setelah itu engkau kembali dan melihat anak perempuan mu sedang menghabiskan sarapan sambil menangis dan siap berangkat ke sekolah. Dia ketinggalan bis sekolah. Istrimu harus segera berangkat kerja. Engkau segera menuju mobil dan mengantar anak mu ke sekolah. Karena engkau terlambat, engkau mengendarai mobil melewati batas kecepatan maksimum. Setelah tertunda 15 menit karena harus membayar tilang, engkau tiba di sekolah. Anakmu berlari masuk. Engkau melanjutkan perjalanan, dan tiba dikantor terlambat 20 menit, dan engkau baru sadar, bahwa tas kerjamu tertinggal.

Hari-mu begitu buruk. Engkau ingin segera pulang. Ketika engkau pulang, engkau menemukan ada hambatan dalam hubungan dengan istri dan anakmu. Kenapa? Karena reaksimu pagi tadi.

Kenapa hari mu buruk?
a) Karena secangkir kopi yang tumpah?
b) Kecerobohan anakmu?
c) Polisi yang menilang?
d) Karena dirimu sendiri?

Jawaban-nya adalah D.

Engkau tidak dapat mengendalikan tumpahnya kopi itu. Bagaimana reaksi-mu 5 detik kemudian itu, yang menyebabkan hari mu menjadi buruk.

Ini yang mungkin terjadi jika engkau bereaksi dengan cara yang berbeda. Kopi tumpah di kemejamu. Anakmu sudah siap menangis. Engkau dengan lembut berkata "Tidak apa-apa sayang, lain kali kamu lebih hati-hati ya.." Engkau pergi mengganti kemejamu dan dan tidak lupa mengambil tas kerjamu. Engkau kembali dan melihat anakmu sedang naik ke dalam bus sekolah. Istrimu menciummu sebelum engkau berangkat kerja. Engkau tiba di kantor 5 menit lebih awal, dan dengan riang menyalami para karyawan. Atasanmu berkomentar tentang bagimana baiknya hari ini buat mu.

Lihat perbedaannya. Dua skenario yang berbeda. Keduanya dimulai dari hal yang sama, tapi berakhir dengan berbeda. Kenapa? Karena REAKSI kita. Sungguh kita tidak dapat mengontrol 10% hal-hal yang terjadi. Tapi yang 90% lagi ditentukan oleh reaksi kita.

See? Life is all about perspective after all,,

Friday, April 28, 2006

Sharing a thought,,

Assalamu’alaikum wr wb

Haaii,, ketemu lagi. Gini nih, klo lagi kumat rajin, nulis lagi, ntar sekalinya males, [yang biasanya kumatnya lebih sering dan lebih lama, hehe] ga diisi-isi bisa sampe 2 bulan! Gwe mau menulis sesuatu lagi,, Mau lanjut di post tadi, cuma udah ga nyambung [emang kapan sih gwe nyambung?] [Eh, klo di satu post, biasanya gwe selalu merunut kejadian dan menyambungkan isi lho, kecuali post tadi, hehe..]

Because you live and breathe
Because you make me believe in myself
when nobody else can help
Because you live, my world has twice as many stars in the sky

Kenapa gwe memulai post gwe dengan nulis reff lagu Because You Live-nya Jesse McCartney? Coz a friend of mine dedicated it for me.. Isn’t that so sweet?
Bukaaaan, bukannya gwe mau pamer or sombong, or narsis seperti biasanya, kali ini nope! It’s not even across my mind at all. Gwe cuma mau membahas sesuatu tentang itu..

Gini, pernah ga sih lo merasa ga punya kelebihan? You keep on searching, maksudnya bertanya-tanya ke diri sendiri, [itu mah namanya keep on wondering ya? hehe] “kelebihan gwe apa ya?”

Pernah ga?

Gwe pernah…

Duluu banget tapi, walau sampe SMA kadang2 masih sih.. =) Gwe selalu mikir, do I have one? [kelebihan, maksudnya] Ganteng, ngga, pinter, ngga, tajir, juga ngga segitunya buat jadi kelebihan. Hehe, klo gwe inget itu lagi sekarang, lucu sekali tampaknya! Gwe picik banget mikirnya, cuma karena ukuran yang biasa dipake orang2 untuk melihat kelebihan, atau kelebihan orang2 yang jadi tokoh perfect di suatu cerita seperti itu, [ganteng, kaya and pinter], klo ga punya semuanya ga punya kelebihan gitu? Dasar anak muda! [Hoho, ngaku nih sekarang udah tua..]

Then comes a time when I realized, hell, whats with that? Toh, ga guna juga semuanya klo itu membuat lo jadi sombong en ga punya temen. Then, akhirnya gwe mulai belajar bersyukur, belajar melihat sesuatu dari sisi lain. Gwe pun akhirnya menyadari klo life is all about perception, about perspective.. Hidup itu punya banyak sisi, sejelek apa pun suatu kejadian, pasti punya sisi tempat kita bisa melihat sesuatu yang baik dari kejadian itu, apa pun itu! Kaya misalnya dalam kasus gwe dulu, well, mungkin bagus juga gwe ga punya kesemua itu, emang gwe juga ga menginginkannya kok [beneran!], mungkin klo gwe menjadi manusia seperfect itu, gwe bakalan sombong. Sekarang yang ngga aja udah segini sombong bin narsis-nya, hehe.. Contoh lain, hump, apa kira2 kejadian buruk yang biasa menimpa kita? Kehilangan/kecopetan? It still means ada orang yang seneng, yaitu yang nyopet/menemukan, lo harusnya besyukur bisa membuat seseorang bertahan hidup [klo dia nyopet terpaksa keadaan] atau setidaknya dengan kecopetan lo bisa buat orang bahagia. Begitu juga dengan musibah lain, kaya misalnya kebakaran, lo bisa membuat para tukang2 yang membangun rumah lo lagi bahagia, ya pokoknya gitu deh!

Kan yang penting dalam hidup itu adalah bagaimana kita bersikap, coz sikap kita yang punya kemungkinan lebih besar menentukan kejadian selanjutnya. Tau teori 90/10 ga? Ntar gwe post deh abis ini.. Buat gwe sih, hidup itu bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain, coz Rasul pernah bilang klo sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang dapat bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang lain. I’ve decided to be that kind of human. Untungnya ya, gwe emang pada dasarnya suka menolong orang dari awalnya [somboong! Eh, gwe beneran ga bermaksud lho, cuma ga menemukan kata pengganti yang cocok aja], jadi gwe ga merasa terbebani dalam melakukannya, bahkan itu akhirnya tempat gwe menemukan kepuasan gwe, kebahagiaan gwe.

Balik lagi ke cerita awal, gwe sebenernya pengen bilang, klo sebenernya banyak banget lho orang seperti gwe dulu, -yang merasa just ordinary guy/gurl, ga ngerasa punya kelebihan-, padahal sebenernya dia punya, pasti punya! Allah ga mungkin menciptakan makhluk tanpa menciptakan suatu kelebihan dari orang itu.. Masalahnya, dia cuma ga menyadarinya aja, dan dia men-cap dirinya biasa aja, just an ordinary people. You know what? Klo lo sendiri aja ‘membatasi’ diri lo, bagaimana mungkin orang lain mau menganggap/melihat lo ‘lebih’? [Ngerti lah ya maksud gwe..] Jadi, kenali lah diri lo sendiri dan potensi yang lo punya, than orang akan lebih ‘menghargai’ lo dari sekedar just an ordinary guy, trust me!

Sayangnya ya, jarang orang yang mau berpikir untuk itu, yang udah puas aja jadi that kind of ordinary, padahal itu ga baik untuk mental seseorang lho, bisa buat ga PD, minder-an, or penyakit semacam itu lah. Nah, ini lah inti dari yang mau gwe omongin dari sekian panjang pengantarnya,, hueheu.. Alasan kenapa gwe harus memberitahu a friend of mine dedicated that song to me. Ada yang udah nyambung? Kayanya ngga ada deh, coz gwe menjelaskannya berantakan banget, hehe..

What I’m trying to say is, seorang teman tuh punya potensi dan peran besar untuk menyadarkan kelebihan temen2nya. Just start from a simple thing, jangan pernah ragu untuk minta tolong ke temen lo klo emang butuh [jangan minta tolong klo lo bisa mengerjakannya sendiri], klo ternyata dia ga mau nolong, ya udah, cari temen lain aja, hehe.. Tapi biasanya sih, si orang2 yang merasa sebagai ordinary people itu mau menolong sebisa dia, kan dia pengen memperlihatkan kemampuan dia sebagai not just an ordinary people,, [harusnya lho!] Atau lo minta pendapat dia, atau melakukan apa lah, lo pikir sendiri, yang bisa membuat dia merasa dihargai.

Terus apa hubungannya sama awal cerita tadi? Ya, yang kedua adalah, menurut gwe the most important thing, show or say to ur friends about what u feel.. From a simple thing again, kaya misalnya, bajunya dia keren, ya bilang lah, “eh, baju lo keren deh!” Sayangnya, biasanya orang entah karena males atau gengsi bilang kaya gitu,, Padahal kan lo ga rugi apa2, dan pasti buat orang itu seneng, everyone love being praised kan? Atau bilang makasih, or bilang “lo baik banget” [tanpa/bukan untuk bermaksud menjilat, tapi bilang dengan tulus], atau apa lah, hal-hal kecil yang menunjukkan that you do care to ur friends. Lebih jauh, klo lo merasa seseorang berarti buat lo, lo harus bilang ke dia, coz that’s the ‘magic word’ untuk meningkatkan mental dan rasa PD dia, dan untuk dia meningkatkan ‘harga’ dirinya. Lagian, klo lo bersikap seperti itu diatas ya, its shows ur strength too.. See? It’ll results a dual effect without you realized it.

Huaah, mudah2an pada ngerti dengan apa yang mau gwe bilang deh,, susah banget sih ngomongnya, hehe.. Ya udah lah, gwe yakin kok klo lo semua yang baca punya daya nalar yang hebat, jadi mudah2an sih bisa menangkap maksud gwe, hoho.. [entah kenapa, ketawa hohoho menigatkan gwe akan ibu2 tajir-sombong dalam cerita2 yang ketawanya nutup mulut pake kipas, hihi]

For the ending, [udah kaya pidato], gwe mau ngasih quote buat lo semua,,

Trouble is a part of your life, and if you don't share it, you don't give the person who loves you a chance to love you enough.. -Dinah Shore

Be who you are and say what you feel, because for those who mind don't matter and for those who matter don't mind.. =)
[Ga tau sapa, tapi gwe setuju berat sama dia, gwe banget!]

Ah, mulai post ini gwe mau menulis quote di tiap ending post gwe berikut2nya ah, sebagai tambahan, like always, wish y’all a ver very great, gorgeous, wonderful, and superb day! C’ya arround and Ciao!
I’m outta here,, duduww,,

PS : Special Thanks for Nurul, yang udah mau berbaik hati said what she felt, you too are a great friend. I do really glad and appreciated it,, makasiyy yaa...

Miscellaneous,,

Assalamu’alaikum wr wb

Hallo,, Anyone missed me? Ayo dong, ngaku,, masa ga ada sih? hehe..
Aah,, at last, a brand new beginning of ‘NdiY has come, hoho.. [Apaan sih?] Udah lama ga nulis, jadi jayus nih! [bukannya dari dulu ya?] Ah, gila kali ya, udah lama banget gwe ga menulis disini, ckck.. Pengen mulai nulis rutin lagi nih, ya walau ga tiap minggu kali ya, tapi minimal kan sebulan sekali.. Huff,, emang gwe dari dulu selalu bermasalah sama yang namanya konsistensi, kenapa ya? Sebenernya sih niat ada, ada banget malah, Cuma sering males gwe-nya, hehe.. Payah deh!

Anyway,, uhm,, where to start yaa? Gwe punya banyak banget sebenernya yang mau diceritain, maksudnya gwe sempet pengen nulis tentang itu di sini, cuma ya itu tadi, karena si malas itu tadi, akhirnya gwe ga nulis.. Hump, gwe recap aja yup,, Mulai dari gwe memasuki semester baru, eh, gwe mengambil skripsiy lho, walau kenyataannya this damn skripSHIT thing ini ga gwe kerjain ampe sekarang, hueheu.. Gimana mau lulus semester ini niy klo kaya gini caranya? Padahal banyak banget yang menyemangati gwe,, Maaf yaa, gwe-nya kaya gini.. Anyway, skip it! Lanjut, waktu itu gwe pernah pagi2 melihat pelangi abis hujan, keren banget deh! Gwe udah lama banget ga ngeliat soalnya, udah gitu ada kupu2 juga.. [hubungannya apa?] Ya ga ada hubungannya sih, cuma sama2 keren dan jarang terlihat, eh, pas ngeliat, sekaligus dua2nya, gituw.. Lanjut, gwe juga mau nulis waktu itu tentang my first time being a tour/travel guide, eh bukan guide deng, apa ya namanya? Yaah, maksudnya gwe ikutan jadi crew travel kakak gwe mengurus rombongan dari Bank Muamalat Makassar ke Bandung, jadi mulai dari jemput ke airport, ngenter+jalan2 di Bandung, ampe balik lagi.. Wah, ternyata susye ya ngurusin travel, ngerepotin tepatnya.. Gwe mau nyeritain, tapi udah ga mood, hehe.. [Dasar pemalas!]

Gwe cerita tentang yang up-to-date aja lah ya, kaya misalnya US Dollar melemah, sekarang jadi Rp. 8810.. Lho, bukan itu ya? Hehe.. Hari ini aja deh..

Hari ini… hari minggu.. Cerita apaan ya? Masa iya gwe nyeritain ade gwe yang belum mengepak barang2nya, padahal dia balik ke Malay hari ini.. Ternyata emang it runs in the family, we’re procrastinator, the last minutes peoples, hueheu.. Hump,, cerita apa ya? [btw, gwe ga tau apakah kata procrastinator itu ada atau ngga, yang gwe tau cuma procrastination yang berarti suka menunda2 pekerjaan, jadi untuk orangnya, gwe jadiin itu aja, hueheu..]

… lagi mikir …

… 3 menit kemudian …

Owhya, gwe punya suatu fakta yang pasti lo semua [at least sebagian besar] ga tau, di jamin! Tentang apa kah itu?

Its about Hanamasa logo..
[Ya elah, ga penting banget deh, kirain apaan!] But, seriously, penting nih, coz gwe yakin banyak orang yang salah seperti gwe selama ini. Ceritanya gini, sebelum ke airport kan gwe sekeluarga [minus Mom+2nd sistah, coz lagi pada di Makassar] makan di Hanamasa mahakam. Nah, in the middle of it, gwe dan ade gwe entah gara2 apa, tiba2 ngebahas si logo Hanamasa tersebut,, Adalah ade gwe yang pertama mengemukakan ide klo itu mungkin bukan sapi, tetapi tungku.. Gwe, dan ade2 gwe, dan kakak gwe, dan juga seperti sebagian besar orang, yang selama ini menginterpretasikan bahwa itu adalah sapi, jadi mikir, iya juga ya, ngapain juga hanamasa lambangnya sapi, kan ga cuma ada daging sapi doang disitu.. Gwe sih disitu udah meng-iya-kan ade gwe, kayanya sih emang tungku, tapi ga yakin juga, hehe..
Akhirnya, kakak gwe bertindak sebagai pahlawan, pas kita bayar, dia menanyakan ke mbak2 kasir yang cantik [hoii, ga nyambung!] itu logonya sebenernya apaan, dan ternyata eh ternyata saudara-saudara, itu adalah TUNGKU!!
Ya emang lebih masuk akal klo itu tungko/kompor sih, kan memberitahu orang klo disana berarti masak sendiri, daripada sapi, artinya apa ga jelas. Tapi masalahnya, logo itu bener2 mirip sapi, ya kan? Lagian ada titik dua yang kaya mata.. Tapi pas udah tau itu tungku, klo gwe liat2 lagi, emang jadi ga mirip sapi, hehe.. Anyway, emang semua pertanyaan suddenly terlihat mudah dan masuk akal ya klo kita udah tau jawabannya.. Kaya klo lagi ujian juga gitu, pun juga teka-teki.. Sayang, kita jarang berpikir, maunya nunggu di kasih tau, hehe..

About Airport’s Toilet.
Katanya sih bandar udara internasional, tapi kok toiletnya kaya WC umum ya? Gila, padahal ini udah Bandara Soekarno-Hatta, salah satu bandara internasional terbesar di Indonesia, masa iya kaya gini, udah gitu di terminal 2, lagi! Iih, parah banget deh! Gwe dulu sempet masukin soal toilet itu ke kotak saran di sana, padahal itu bukan kotak saran punya Angkasa Pura II, melainkan kotak saran salah satu airline, hehe.. Abisan sebel banget gwe! Akhirnya pas kemaren gwe kesana lagi, setiap toilet co/cw yang disebelah kanan [kan toilet ada di setiap ruang pemisah terminal D-E-F, dan di tiap ruang itu ada 2 toilet cowo n cewe..] itu lagi di renovasi.
Akhirnya,, Asal jangan kaya renovasi toilet [gwe ga pernah bilang kamar mandi untuk toilet di tempat umum, emang itu buat mandi?] di kampus gwe aja, masa iya renovasi 1 toilet co+ce aja udah menghabiskan waktu 3 bulan lebih belum selese2? Gila kali ya? Tukang bangunannya Dad aja bisa buat rumah tipe 36 dalam 3 minggu, ckck..
The point is, gwe seneng, bagus deh, kayanya sekarang masalah toilet udah mulai diperhatikan, coz dulu kan bener2 ga diperhatikan. Toilet di tempat umum mana pun, kecuali mall, pasti ga bagus, minimal bau. Di beberapa mall, yang sampe sekarang gwe wondering, masuk toilet itu bayar, kok bisa ya? Itu kan harusnya fasilitas dari dia, ada-ada aja sih! [ini intermezo, ga nyambung emang, gwe tiba2 aja inget]

Next..
About apaan lagi ya? Ga tau lagi nih mau bahas apaan tentang hari ini, udah cukup kayanya..
Ooh, ooh,, gwe tau! Gwe mau membahas tentang Bahasa Indonesia. Loh, kok ga nyambung?
Gwe rasa everyone’s agree [when I said everyone or semua orang, maksudnya most of people yaa, not really every-one], klo pelajaran bahasa Indonesia itu lebih susah dari bahasa Inggris, ya ngga? Liat deh nilai di raport sekolah dulu, seringan dapet nilai lebih tinggi mana.. Bener kan gwe?
Btw, gwe ga mau ngebahas tentang itu tapi, wakakak.. Gwe cuma mau ngebahas dikit, pernah ada yang memikirkan ga sih, klo ada beberapa bahasa Indonesia yang aneh.. Mungkin karena kita udah terlalu biasa, jadi terdengar ga aneh, biasa aja. Kenapa gwe ngebahas ini, ya itu karena si kamar mandi tadi, sering kali orang di tempat umum bilang, “eh, gwe ke kamar mandi dulu ya” Kan klo ditempat umum, ga bisa disebut kamar mandi, coz ga ada tempat untuk mandinya, ya kan? Hehe,, penting banget ga sih untuk dibahas? Penting dong, ini kan bahasa nasional kita! Gwe cuma wondering aja, orang Indonesia dapet ilham darimana awalnya kenapa akhirnya disebut begitu. Ya ok lah, klo kamar mandi masih bisa dimaklumi. Yang paling aneh menurut gwe adalah : tuan putri. Who the hell the first person said that? Dia udah gila kali! Lebih gila lagi, orang yang mendengar si orang tersebut ngomong dan dia mengikuti, hehe.. Geblek banget ga sih? Dari grammar Indonesia aja udah salah banget, tuan kan identik sama cowo, kaya misalnya tuan dan nyonya. Jelas2 putri itu cewe, kenapa harus ditambahin “tuan” didepannya? Kenapa ga putri aja? Lebih aneh lagi, pasangan dari kata tuan putri itu adalah pangeran. Anyone ever heard someone said tuan pangeran? Gwe kayanya ga pernah.. Mungkin ide awal tuan putri itu untuk membedakan dengan putri-putri lain, yang berarti anak perempuan siapa aja, jadi ditambahin “tuan” sebagai arti dari your highness/majesty? [btw, beneran puteri or putri sih? Klo puteri berarti pasangannya putera dong?] (beneran di kalimat atas mengacu pada lebih benar, *grin*)
Kenapa ga buat kosa kata baru aja sih sebagai pasangan dari pangeran? Emang sih, ga selalu disebut tuan putri, kadang2 juga disebut putri doang, tapi klo di text film2 or buku terjemahan, klo para-para orang [bahasa apaan nih?] manggil si putri tanpa menyebut namanya, pasti deh diartikan sebagai “tuan putri”
Aduuh, dulu pas gwe memikirkan tentang kata tuan puteri ini, gwe juga menemukan kata2 Indonesia lain yang aneh, cuma sekarang gwe lupa apaan, hehe.. Yaah, ntar deh klo inget gwe tulis lagi.. Or anyone yang mau bersusah-susah mikir kaya gwe [hihihi..] mau memberitahu gwe?

Ya suw lah, guess its enough for a brand new beginning, hehe.. Ntar mudah2an aja gwe bisa lebih konsisten, hueheu.. Ohya, buat Dewi Amel, thanQue udah meng-email gwe cara untuk mempercantik blog, walau sampe sekarang belom gwe lakukan, hueheu.. Maaf ya, Wii.. Gwe jarang online lama2 siyy,, entah kenapa, males OL di labkom sekarang.. But, promise deh, ntar akan gwe lakukan, and I’ll tell you if I’ve done it, otre?

For y’all, as always, wish y’all the vesy best day! C’ya arround and Ciao!

Friday, February 10, 2006

Places of Interest in KL,,

Assalamu’alaikum wr wb

Mau nerusin cerita tentang Malaysia niy,,
Lanjuuutt…

Tempat-tempat wisata disana yang layak dikunjungi adalah :

Name : Suria KLCC [Kuala Lumpur City Centre]
How to get there : Naik LRT, turun di stesen KLCC

Ini tempat super-wajib,, Cuma mall biasa doang sih sebenernya, tapi dia terletak di [katanya sih] di tengah2 kota KL, dan dia ini merupakan bagian bawah gedung KL Twin Tower or Menara Kembar, jadi klo mau naik ke lantai paling atas gedung tertinggi di Asia ya? Gwe ga tau, ya itu lah pokoknya, bisa dari sini.. Malah emang untuk tourist harus dari sini kayanya.. Naiknya gratis, paling Cuma modal ngantri tiket, coz tiap hari ada batas pengunjung, kayanya sekitar 1500 orang klo gwe ga salah baca,, Di buka setiap hari kecuali hari Senin, ngantrinya mulai setengah 9. Dari atas situ bisa ngeliat seluruh KL, keren lah pokoknya.
Mallnya sendiri, si Suria Mall ini lumayan keren kok, mirip2 sama mall bagus di JKT gitu lah.. Isinya merk dagang international yang tenar2, ada departement store kaya Sogo/Metro yang namanya i-Setan [namanya aneh banget ga sih? Tapi katanya di Indonesia bentar lagi mau buka], foodcourt dan ada bioskopnya. Di foodcourtnya ada restoran India yang piringnya SUPER-GEDE, asli gede banget! Pasti lo bakalan bilang gitu deh klo ngeliat, gila banget emang, ga penting! Tapi emang porsinya banyak2 banget sih, mampus deh pokoknya. Tapi ga heran emang, ga tau kenapa, kayanya tiap gwe makan di mana aja di Malaysia, apalagi di warung India, pasti porsi makanannya super banyak! Bioskopnya juga lumayan keren lah, layar bioskopnya kayanya lebih gede daripada bioskop2 disini, cuma jeleknya text-nya aja, bahasa melayu [ya iya lah!] Lumayan asyik lah mall-nya, paling sering gwe kunjungin, coz di bawahnya ada stasiun kereta LRT, jadi gampang dari kondo gwe, hehe.. Owhya, jangan ke sana klo lagi weekend or hari libur, pokoknya jangan! Gila banget ramenya, ngalah2in ITC klo disini.. Udah kaya pasar, apa lebih ya? Pokoknya ancur banget deh, sampe ga ada tempat untuk berdiri [hiperbol!] tapi beneran deh, mau naik eskalator aja ngantri, ckck..

Name : Sungei Wang – BB Plaza
How to get there : Naik Monorail, turun di Stesen Bukit Bintang
Ini juga mall, tapi bukan model mall mewah, modelnya kaya Blok M Plaza gitu deh, mall yang isinya ‘barang2 gaul’ yang lagi trend buat anak muda/anak gaul. Kebanyakan sih model-model baju anak gaul Jepang gitu deh, tau kan gaya anak muda Jepang gitu? Naah, iya, kaya gitu. Lagian emang disitu kebanyakan pengujungnya orang2 China emang,, Apaan lagi ya info tentang mall ini? Ohya, Sungei Wang dan BB Plaza itu 2 mall yang berbeda, tapi nyatu [kaya ITC n Pasar Pagi Mangga 2] dan di situ ada stasiun Monorail,, Jadi klo dari tempat gwe, naik LRT dulu, ntar baru ganti Monorail.. Jadi dari sekian banyak provider jasa kereta itu, ada beberapa stasiun intersection antar provider, [LRT-Monorail, LRT-Star, LRT-KTM, dll] jadi gampang gitu kemana2..

Name : Low Yat Plaza
How to get there : Naik Monorail, turun di stesen Imbi/jalan kaki dari Sg. Wang
Mall ini letaknya deket dari Sungei Wang/BB, bisa jalan kaki lah.. Isinya barang2 elektronik semua, anything about gadget is here! Komputer, PC, periphals, Notebook, Laptop, MP3 Player, Ponsel, CD software & DVD cetak rompak [bajakan maksudnya], apalagi? Mention it, pasti ada disana deh. Yang gwe seneng disana, banyak barang2 MeCin [Merk China] yang murah2.. Contohnya, Laptop baru P4 Centrino 1,8, DDR 512MB, HD 80GB, DVD-RW, WiFi, cuma 7 juta-an, gila ya? Tapi merknya Targa/QKD, hehe.. Klo gwe nyebut barang2 MeCin ini merknya ‘semoga awet’, hehe..

Name : [Berjaya] Times Square
How to get there : Naik Monorail, turun di stesen Imbi
Nah, ga jauh dari Low Yat, ada mall lagi, namanya Times Square. Mall ini super gede, kaya Lippo Karawaci gitu deh, konsep super-mall. Di dalemnya banyak toko2 merk dagang internasional yang tenar2 juga, tapi banyak juga kios2 biasa. Mall ini gede banget, jadi lantai 7/8 itu udah ga ada penjual/jarang, jadi di lantai itu sering nemuin kios tutup dan didepannya tulisan For Sale / To Let. [Gwe ga ngerti deh, kenapa ‘untuk di sewa’ di Malaysia jarang yang menyebut For Rent, tapi kebanyakan nulis To Let. Hell,, apa artinya coba to let? toilet? hehe] Owhya, di dalem mall ini juga ada rollercoasternya, jauh lebih panjang dibanding di Lippo.. Dan juga ada bioskop IMAX, yang layarnya SUPER-DUPER-GUEDE, ga terbantahkan! Ga kaya layar ukuran bioskop, kira2 3x lipat lebih gede. Anyway, gwe baru tau, klo IMAX ada di Indonesia, di TMII, tapi ga tau deh di TMII itu filmnya apaan,, kayanya sih bukan film2 baru kaya 21,, klo disana muter film2 baru juga,,

Yaah,, itu lah informasi mall2 yang layak dikunjungin.. Di deket2 situ masih ada beberapa mall lagi sih, kaya Lot 10 [Lot-ten], KL Plaza, dan sepanjang jalan Bukit Bintang itu juga termasuk kategori Place of Interest, namanya Bintang Walk.

Name : Petaling Street
How to get there : Naik LRT, turun di stesen Pasar Seni, jalan kaki dikit.
This is my favourite place so far in KL, hehe.. Tempat apaan hayoo? Jalanan ini terletak di China town di tengah KL, model jalanannya kaya passer baroe gitu, yang ditutup pake atap plastik atasnya, dan didalemnya penjual semua di pinggir jalan. Bedanya, klo di passer baroe kebanyakan penjual kain dan sepatu, di petaling street ini penjualnya macem2, baju, jeans, sepatu, tas, dompet, jam, dll. Terus, apa keren2nya? Kerennya adalah, karena barang2 disitu itu barang as-pal [alias asli tapi palsu], jadi barang2 kebanyakan barang bermerk tenar gitu, kaya misalnya Adidas, Nike, Reebok, Von Dutch, Billabong, Quiksilver, Levis, Gucci, Prada, Luis Vitton, dll. Di Indonesia juga banyak ya? Tapi jangan maen nyama2in aja, barang2 palsu yang dijual disitu sangat terlihat asli, ga kaya dagangan di blok m or mangga 2. Pokoknya bener2 menyerupai asli lah. Kecuali sepatu deh, sepatunya banyak yang jelek gitu, maksudnya ketauan banget palsu. Ohya, selain barang2 bermerk tenar gitu, disini juga ada penjual souvenir KL, kaya misalnya kaos2 bergambar KL, gantungan kunci, pokoknya barang2 berciri khas Malaysia,, Di tempat lain juga banyak sih, tapi disini paling murah.
Ohya, tips dari gwe buat yang ke tempat ini ntar : Tawar aja semampus2nya, klo bisa sih 50% lebih dari harga awalnya. Pokoknya klo kaos harga pasarannya RM15-RM 20.

Yaah,, itu tadi tempat2 belanja yang gwe kunjungin, sebenernya masih ada satu mall gede lagi sih, kayanya yang tergede di KL, yaitu Midvalley, tapi gwe ga kesana, padahal bisa sih, cuma males aja, jauh sih dari tempat gwe. Harus ke KL Sentral naik LRT, terus ganti kereta KTM Komuter, turun di Midvalley. Terus gwe ga tau deh, mallnya deket stasiun or ngga. Terus tempat belanja yang murah2 gitu, yang dikunjungi Mom, tapi gwe ga ikut, yaitu Mydin [tempat buat belanja bulanan sih, emang supermarket], salah satu mydin ada di deket China town, deket si Petaling street, dan kawasan India, Chow Kit, biasanya sih jualan bahan kain gitu, hehe..
Lalu, lalu, places of interest yang lain yaitu Sunway, Jl. Pudu [terminal bis internasional, klo mau naik bis ke Singapore or Thailand], KL Sentral [stasiun kereta internasional juga, keren banget, kaya miniatur airport, bisa ke Singapore juga dari sini], Genting [City of Entertainment –katanya-, tapi bener juga sih. Ada semacam kaya Dufan-nya gitu, tapi daerah selebihnya itu adalah daerah lokalisasi judi dan maksiat lain, jadi semacam Las Vegas gitu dey.. Letaknya di gunung, hehe.. Klo mau ke sini, naik LRT ke stesen paling ujung, -Terminal Putra, bukan Kelana Jaya- lalu lanjut naik bis, bisa beli tiket sepaket langsung di Putra situ, tiket bis, kereta gantung dan tiket dufannya, RM 25. Kereta gantungnya panjang banget, katanya lagi sih, terpanjang se-Asia]
Btw, gwe heran deh ma Malaysia, narsis banget! Apa2 sering banget dinamain Antarbangsa/Internasional, terus meng-aku2i [bener sih kayanya] apa2 ter-ter, kaya gedung ter-tinggi, jembatan yang ke Singapore jembatan ter-panjang, kereta gantung juga ter-panjang, dll gitu deh. Selain itu, banyak sih tempat2 lain yang termasuk kategori places of interest di peta, tapi ngga buat gwe, kaya National Museum, National Theatre, City Hall, Istana Negara, dll.

Udaahh,, apalagi yaa.. Oh iya, pas gwe lagi disana kebetulan lagi ada launching ‘KL City Shuttle Bus’ dari Rapid KL [nama perusahaan bis-nya]. Jadi si Rapid KL ini membuat 15 rute bis yang berbeda-beda, yang mengelilingi pusat KL, untuk City Tour gitu deh. Yang keren dari si Rapid KL ini, dengan cuma sekali beli tiket bis, RM 2 [sekitar Rp.5000], kita bisa kemana2 seharian mengelilingi KL, boleh gonta-ganti bis Rapid City Shuttle yang lain, yang ada 15 rute itu, dengan gratis, coz tiket bisnya berlaku sehari, jadi unlimited day travel just for RM 2, gila banget ya? Bisnya keren2 lagi, baru2, dan super-dingin. Naik bis ini bisa mengunjungi apaan aja places of interest yang ada di pusat kota KL deh pokoknya, bisa kemana2 ke tempat yang gwe sebutin diatas, kecuali Midvalley, Genting dan Sunway. Sisanya kayanya dilewati rute bis2 ini.
Otre,, kayanya udah cukup laporan dari liburan gwe, semoga posting kali ini gwe bisa memberi informasi berguna, hehe.. Tumben ya, biasanya tulisan gwe ga meaning+ga penting gitu, hihi.. Otre then,, like always, wish y’all have a super-duper-cool-nice-gorgeous-great-and-wonderful weekend, c’ya arround and ciao!