How do you know that he's still 'perjaka ting ting' ?
Cerita ini udaah lamaa banget ada di email gwe, tadi gwe iseng baca2 email2 dulu gwe, dan gwe nemu cerita ini.. Gwe jadi pengen sharing cerita2 and email2 yang keren ma lo semua.. Untuk pertama kali, gwe kasih cerita ini dulu deh.. Ntar laen kali [minggu depan kali] gwe posting2 yang lain yaah..
So Lets the story begin..
Seorang gadis desa yang lugu hendak merantau ke kota dibekali pesan
oleh simbok.
"Nduk ... kalau kamu ke kota dan kebetulan ada jodoh, Simbok pesen
carilah pasangan yang setia; bisa mengelola uang, dan; harus perjaka
ting-ting".
Berangkatlah sang gadis ke kota. Beberapa bulan kemudian dia kembali
ke desanya untuk meminta doa restu ingin menikah.
"Simbok.., saya sudah dapet jodoh seperti pesen Simbok".
Sang gadis menceritakan kepada si Mbok tentang pacarnya.
"Kalo jalan-jalan keliling kota, dia selalu nggandeng, mbelai-belai saya.
Itu kan artinya setia ya mbok?" Si mbok mengangguk tanda setuju.
Sang gadis meneruskan "Suatu hari karena kemalaman dan kehujanan kami
mencari tempat berteduh dan menginap, jodoh saya ini bilang agar
meneduh ke motel saja. Dan supaya hemat, sewa kamarnya satu saja. Ini kan
artinya dia bisa hemat ya mbok?" Dengan terbata-bata bingung, Simbok
mengangguk.
Sang gadis masih meneruskan lagi "Di situ lah Simbok, baru saya tahu
kalau jodoh saya itu masih perjaka ting-ting..."
"Hah....?" sergah Simbok. "Gimana sih nduk kok kamu bisa bilang
gitu?"
"Mmm ... anunya masih baru...masih dibungkus plastik, Mbok!"
Gedubrak! Simbok langsung klenger.....
Hahah, lucu yaa?
So Lets the story begin..
Seorang gadis desa yang lugu hendak merantau ke kota dibekali pesan
oleh simbok.
"Nduk ... kalau kamu ke kota dan kebetulan ada jodoh, Simbok pesen
carilah pasangan yang setia; bisa mengelola uang, dan; harus perjaka
ting-ting".
Berangkatlah sang gadis ke kota. Beberapa bulan kemudian dia kembali
ke desanya untuk meminta doa restu ingin menikah.
"Simbok.., saya sudah dapet jodoh seperti pesen Simbok".
Sang gadis menceritakan kepada si Mbok tentang pacarnya.
"Kalo jalan-jalan keliling kota, dia selalu nggandeng, mbelai-belai saya.
Itu kan artinya setia ya mbok?" Si mbok mengangguk tanda setuju.
Sang gadis meneruskan "Suatu hari karena kemalaman dan kehujanan kami
mencari tempat berteduh dan menginap, jodoh saya ini bilang agar
meneduh ke motel saja. Dan supaya hemat, sewa kamarnya satu saja. Ini kan
artinya dia bisa hemat ya mbok?" Dengan terbata-bata bingung, Simbok
mengangguk.
Sang gadis masih meneruskan lagi "Di situ lah Simbok, baru saya tahu
kalau jodoh saya itu masih perjaka ting-ting..."
"Hah....?" sergah Simbok. "Gimana sih nduk kok kamu bisa bilang
gitu?"
"Mmm ... anunya masih baru...masih dibungkus plastik, Mbok!"
Gedubrak! Simbok langsung klenger.....
Hahah, lucu yaa?


0 Comments:
Post a Comment
<< Home